Panggung Merdeka KBRI Ottawa Tutup HUT ke-81 RI, Tari Saman dan Gamelan Memukau

Panggung Merdeka KBRI Ottawa Tutup HUT ke-81 RI, Tari Saman dan Gamelan Memukau

SELARAS.CO.ID — Acara yang digelar sejak pukul 14.00 waktu setempat itu dihadiri diaspora Indonesia dari Ottawa, Montreal, dan sekitarnya, serta warga Kanada. Panggung Merdeka & Bazaar menjadi penutup rangkaian peringatan kemerdekaan yang telah berlangsung sejak 8 Agustus lalu, mulai dari Fun Walk & Games hingga upacara detik-detik proklamasi.

Tari Saman: Warisan UNESCO yang Hidup di Tengah Diaspora

Sekelompok anak dan remaja diaspora Indonesia membawakan Tari Saman selama 12 menit dengan gerakan cepat, tepukan dada dan tangan, serta pergantian formasi yang menuntut kekompakan nyaris sempurna. Penonton merespons dengan tepuk tangan panjang.

Tari asal dataran tinggi Gayo, Aceh, ini telah ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda pada 2011. Penampilannya oleh generasi kedua diaspora memperlihatkan pewarisan budaya Indonesia berjalan lintas benua.

“Berbagai penampilan hari ini, di antaranya sudah diakui UNESCO sebagai warisan budaya takbenda. Ini yang perlu kita pertahankan bersama,” ujar Duta Besar RI untuk Kanada, Muhsin Syihab, dalam sambutannya.

Gamelan Bali: Grup Warga Kanada Raih Anugerah Kebudayaan

Selain Tari Saman, panggung juga menampilkan gamelan Bali, angklung, dan kolintang yang seluruhnya masuk daftar warisan budaya takbenda UNESCO. Spesialnya, gamelan Bali dibawakan grup Semara Winangun yang mayoritas anggotanya berkebangsaan Kanada.

Grup ini bukan pemanasan. Pada 2025, mereka menerima penghargaan kebudayaan dari KBRI Ottawa dan Anugerah Kebudayaan Indonesia dari Menteri Kebudayaan Indonesia atas konsistensi memperkenalkan Indonesia kepada publik Kanada.

Dubes: Semangat Persatuan dan Komitmen Bebas Korupsi

Sebelum membuka acara, Muhsin Syihab mengajak seluruh hadirin berdiri sejenak mendoakan korban bencana di Nusa Tenggara Timur dan seorang sesepuh masyarakat Indonesia di Kanada yang berpulang sehari sebelumnya.

“Kita ingin menghidupi semangat persatuan, ketangguhan, terus melangkah maju, dan optimisme. Inilah cara Indonesia, sebab kita memiliki Bhinneka Tunggal Ika,” tegas Muhsin.

Dubes juga mengungkapkan KBRI Ottawa tengah memasuki etape akhir pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi. Penilaian oleh tim pusat dijadwalkan pada 6 September 2026. Ia mengajak masyarakat mengawal komitmen pelayanan publik yang transparan dan akuntabel.

Bazar Kuliner dan Panggung Seni: Pintu Masuk Warga Kanada ke Indonesia

Sepanjang acara, penonton disuguhi pertunjukan tanpa jeda: konser gamelan Bali, Tari Topeng Keras, kolintang, Tari Anging Mammiri, angklung, Tari Zapin, Tari Pendet, band keroncong asal Montreal, hingga tari interaktif “Kicau Mania”. Anak-anak TK dan SD diaspora juga menyanyikan “Satu Nusa Satu Bangsa”.

Di sisi lain, bazar kuliner Nusantara menjadi daya tarik tersendiri. Aroma masakan dan minuman Indonesia disebut Dubes sebagai pintu masuk paling efektif mengenalkan Indonesia kepada warga Kanada.

Rangkaian perayaan ini berlangsung menjelang momentum penting: tahun 2027 menandai 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Kanada. Diplomasi budaya dan hubungan antarmasyarakat menjadi fondasi kemitraan yang telah disepakati Presiden RI dan Perdana Menteri Kanada pada September 2025.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index