Keluarga Sutrimo Desak Polda Periksa Febrio Adiono, Keberadaan HP Korban Misterius

Keluarga Sutrimo Desak Polda Periksa Febrio Adiono, Keberadaan HP Korban Misterius

SELARAS.CO.ID — Kuasa hukum keluarga Sutrimo, Aan Rohaeni, mengungkapkan pemeriksaan terhadap Febrio Adiono dinilai penting untuk mengungkap rangkaian peristiwa sebelum dan setelah korban ditemukan meninggal dunia. Hingga kini, penyidik disebut belum pernah meminta keterangan Febrio yang berstatus PNS di Kejaksaan.

Peran Febrio Adiono yang Disebut Sebagai Saksi Kunci

Menurut Aan, Febrio adalah pihak yang mengantarkan jenazah Sutrimo dan mengambil keputusan agar korban tidak diotopsi. Keputusan itu dinilai janggal karena seharusnya dilakukan oleh keluarga atau aparat berwenang.

"Kemungkinan sebenarnya pintunya ada di Pak Febrio Adiono. Dugaan kami sih itu ya, dugaan itu. Tapi sebenarnya memang setahu kami memang penyidik sampai detik ini juga belum pernah melakukan pemeriksaan terhadap Pak Febrio Adiono," ujar Aan, dikutip Selasa, 1 September 2026.

Hilangnya HP Sutrimo dan Dugaan Keterkaitan

Aan juga menekankan pentingnya penelusuran telepon genggam milik Sutrimo yang hingga kini belum ditemukan. Keberadaan HP itu diduga menjadi salah satu kunci pembuka misteri kematian korban.

"Kan pintunya dari situ. Lalu kenapa kami menduga bahwa HP itu setidak-tidaknya Febrio Adiono tahu lah HP itu di mana. Kenapa? Karena keluarga itu mendapatkan informasi bahwa almarhum Sutrimo meninggal itu adalah dari orang yang menggunakan HP Sutrimo sendiri," katanya.

Kronologi Informasi Kematian yang Diterima Keluarga

Pihak keluarga memperoleh kabar duka melalui panggilan telepon dari nomor milik Sutrimo. Peristiwa itu membuat keluarga curiga karena orang yang menelpon menggunakan perangkat korban, bukan nomor lain.

Aan menambahkan, keterangan dari sejumlah saksi vital memang sudah dikumpulkan penyidik. Namun khusus beberapa nama yang berstatus PNS di Kejaksaan, hingga kini belum pernah diperiksa.

"HP sama pemeriksaan kita ingin kepastian karena begini, penyidik pasti lebih tahu lah macam-macam alat bukti ya, salah satunya keterangan saksi-saksi yang vital juga pasti beberapa sudah. Tapi setahu kami memang khusus untuk beberapa nama-nama yang kebetulan adalah PNS di Kejaksaan memang belum pernah dilakukan pemeriksaan," jelas Aan.

Keluarga berharap penyidik bergerak cepat menelusuri HP Sutrimo dan memeriksa seluruh pihak yang diduga mengetahui peristiwa tersebut. Langkah itu dinilai penting untuk mengungkap penyebab kematian yang masih diselimuti tanda tanya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index