Persiapan Asian Games 2026, PBSI Tarik Sejumlah Pemain dari China Masters

Persiapan Asian Games 2026, PBSI Tarik Sejumlah Pemain dari China Masters

SELARAS.CO.ID — Empat wakil yang tetap bertanding di Shenzhen Arena adalah Jonatan Christie serta tiga ganda putra: Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, dan Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi. Mereka dianggap butuh poin ranking BWF sekaligus menjaga ritme jelang Asian Games.

Sementara itu, sektor ganda putri dan ganda campuran sama sekali tanpa wakil di China Masters 2026.

Tiga Nama Kunci Ditarik dari Shenzhen

Berdasarkan daftar undian yang dirilis pekan lalu, tiga nama yang batal tampil adalah Alwi Farhan, Putri Kusuma Wardani, dan pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. Padahal, mereka sebelumnya sudah masuk daftar peserta.

Penarikan ini bukan tanpa pertimbangan. Jarak antara China Masters dan Asian Games hanya sekitar dua pekan, sehingga jeda pemulihan dan persiapan teknis menjadi sangat sempit.

Program Pemain Tak Disamaratakan

Kabid Binpres PBSI Eng Hian menjelaskan, keputusan ini murni berdasarkan kebutuhan masing-masing atlet. Ia mencontohkan, pemain yang tetap diturunkan ke Shenzhen punya alasan kuat untuk menjaga poin ranking dan ritme pertandingan.

"Penarikan beberapa pemain dari China Masters ini karena jaraknya cukup berdekatan dengan Asian Games. Mereka masuk dalam long list Asian Games, sehingga kami perlu mengatur program masing-masing agar persiapannya bisa lebih optimal, termasuk waktu untuk recovery, latihan, dan evaluasi," ucap Eng Hian dalam unggahan media sosial PBSI.

"Tapi ada juga beberapa pemain yang tetap diturunkan di China Masters. Pertimbangannya karena mereka memiliki kebutuhan untuk menjaga atau menambah poin ranking BWF mereka, sekaligus menjaga match feel dan ritme pertandingan sebelum Asian Games," sambungnya.

Kepastian Tim Asian Games Masih Terbuka

Eng Hian menegaskan bahwa nama-nama yang ditarik maupun yang tetap bertanding belum tentu masuk skuad final Asian Games. Semua pemain dalam long list masih akan dievaluasi menyeluruh.

"Jadi, programnya memang tidak bisa disamaratakan. Kami melihat kebutuhan dan kondisi masing-masing pemain," ujarnya.

"Dan yang perlu digarisbawahi, pemain yang bertanding dan ditarik dari China Masters bukan berarti sudah pasti masuk tim Asian Games. Mereka masih dalam long list dan tetap akan kami evaluasi berdasarkan performa, kondisi fisik dan teknis, serta kebutuhan tim," katanya.

Alhasil, China Masters 2026 menjadi ajang pembuktian bagi para pemain yang tetap diberangkatkan. Penampilan mereka di Shenzhen akan menjadi bahan pertimbangan penting bagi PBSI menjelang penetapan tim final untuk Aichi Nagoya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index