KSAL Muhammad Ali Terima Bintang Kehormatan Nishan-e-Imtiaz dari Presiden Pakistan

Rabu, 16 September 2026 | 14:15:00 WIB

SELARAS.CO.ID — Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Muhammad Ali menerima anugerah bintang kehormatan Republik Islam Pakistan "Nishan-e-Imtiaz (Military)" dari Presiden Asif Ali Zardari di Istana Aiwan-e-Sadr, Islamabad, Senin (14/9). Penghargaan ini diberikan atas penilaian kontribusi Ali dalam memperkuat kerja sama militer kedua negara.

Upacara penyerahan berlangsung di Istana Kepresidenan Pakistan, Aiwan-e-Sadr, Islamabad. Penghargaan diserahkan langsung oleh Presiden Pakistan Asif Ali Zardari kepada Laksamana TNI Muhammad Ali. Kabar ini dikonfirmasi melalui siaran pers resmi TNI AL yang diterima di Jakarta, Rabu.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul menyatakan pemberian penghargaan ini menandakan kuatnya hubungan diplomasi antara Indonesia dan Pakistan. Menurutnya, pengakuan dari pemerintah Pakistan itu mencerminkan kedekatan kedua angkatan laut.

Kontribusi yang Dinilai Pakistan

Pemerintah Pakistan menilai Ali berkontribusi besar terhadap penguatan kerja sama militer kedua negara. Penilaian itu menjadi dasar pemberian Nishan-e-Imtiaz (Military), salah satu tanda kehormatan tertinggi Pakistan untuk kalangan militer asing.

Kerja sama pertahanan Indonesia-Pakistan selama ini mencakup berbagai kegiatan, mulai dari latihan militer bersama hingga pertukaran pengetahuan tentang teknologi alat utama sistem senjata (alutsista). Kedua angkatan laut disebut aktif menjalin komunikasi untuk memperkuat kapasitas masing-masing.

Simbol Hubungan Historis Sejak Era Soekarno

Tunggul menjelaskan penghargaan tersebut juga menjadi simbol penghormatan atas hubungan historis Indonesia dan Pakistan yang telah terjalin sejak masa Presiden Soekarno. Kedekatan kedua negara dibangun jauh sebelum kerja sama pertahanan modern berjalan seperti sekarang.

"Penghargaan tersebut juga menjadi simbol penghormatan hubungan historis Indonesia dan Pakistan yang telah terjalin sejak masa Presiden Soekarno," kata Tunggul.

Hubungan Indonesia-Pakistan sendiri memiliki akar panjang. Pakistan tercatat sebagai salah satu negara yang mendukung perjuangan kemerdekaan Indonesia pada masa awal berdirinya republik ini, termasuk melalui dukungan diplomatik di forum internasional.

Landasan Penguatan Kerja Sama Pertahanan

Penyerahan penghargaan ini disebut menjadi landasan kuat bagi TNI AL untuk terus memperkuat kerja sama bidang pertahanan dengan AL Pakistan. Kedua institusi berencana melanjutkan program-program kerja sama yang sudah berjalan.

Bentuk kerja sama yang dimaksud mencakup latihan militer bersama hingga pertukaran pengetahuan tentang teknologi alutsista. Program-program tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kemampuan kedua angkatan laut.

Tunggul berharap momentum penghargaan ini semakin memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Pakistan demi kebaikan kedua negara di masa depan. Menurutnya, pengakuan dari Pakistan menjadi sinyal positif bagi kelanjutan kerja sama pertahanan kedua negara.

Terkini