Wisata Gunung Bromo Dibuka Kembali 19 September Usai Kebakaran Padam

Jumat, 18 September 2026 | 17:13:00 WIB

SELARAS.CO.ID — Kawasan wisata Gunung Bromo di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, kembali dibuka untuk kunjungan wisatawan mulai Sabtu, 19 September, setelah kebakaran di area tersebut berhasil dipadamkan. Pembukaan kembali ini menjadi kabar baik bagi pelancong yang sempat menunda rencana liburan ke kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Wisatawan disarankan memantau informasi resmi terkini sebelum berangkat.

Keputusan pembukaan kembali ini diambil setelah kondisi di lapangan dinyatakan aman. Wisatawan yang sempat menunda perjalanan bisa kembali menyusun rencana liburan ke kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Lokasi dan Status Terkini Kawasan

Gunung Bromo berada di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, dan merupakan bagian dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Kawasan ini menjadi salah satu destinasi andalan yang menawarkan pemandangan matahari terbit dari sejumlah titik pandang populer seperti Penanjakan.

Pembukaan kembali dilakukan setelah kebakaran di area wisata dinyatakan padam. Wisatawan tetap diminta mengikuti arahan petugas di lapangan selama berkunjung.

Daya Tarik Utama yang Menanti Wisatawan

Bromo dikenal lewat lanskap kawah yang mengeluarkan asap putih, lautan pasir yang membentang luas, serta bukit-bukit berwarna keemasan saat pagi. Pemandangan ini menjadi alasan utama wisatawan datang, baik dari dalam maupun luar negeri.

Selain menikmati matahari terbit, wisatawan biasanya melanjutkan perjalanan menuju kawah atau menjelajah area sekitar dengan jeep. Suhu di kawasan ini bisa sangat dingin pada dini hari, terutama di musim kemarau.

Aktivitas yang Bisa Dilakukan

  • Menonton matahari terbit dari titik pandang seperti Penanjakan
  • Menjelajah lautan pasir dengan jeep 4x4
  • Mendaki tangga menuju bibir kawah Bromo
  • Berfoto di spot-spot ikonik kawasan Tengger

Cara Menuju Lokasi

Rute paling umum ditempuh dari Kota Malang atau Surabaya menuju Probolinggo, lalu dilanjutkan ke Desa Ngadisari atau Cemoro Lawang. Dari titik ini wisatawan biasanya berpindah ke jeep untuk menuju area inti Bromo.

Perjalanan dari Malang umumnya memakan waktu beberapa jam tergantung kondisi lalu lintas. Wisatawan disarankan berangkat dini hari jika ingin mengejar momen matahari terbit.

Tiket Masuk dan Jam Operasional

Informasi terkini soal harga tiket masuk dan jam operasional dapat dikonfirmasi langsung ke pengelola Taman Nasional Bromo Tengger Semeru atau dinas pariwisata setempat. Ketentuan bisa berubah menyesuaikan kondisi kawasan pascakebakaran.

Tips Berkunjung

Waktu terbaik berkunjung adalah pada musim kemarau ketika langit lebih cerah. Bawa jaket tebal, masker, dan alas kaki yang nyaman karena suhu dini hari bisa sangat rendah dan area berdebu.

Patuhi jalur yang ditentukan petugas dan jangan menyalakan api sembarangan. Kebakaran di kawasan ini menjadi pengingat bahwa kelalaian kecil bisa berdampak besar pada keselamatan dan kelestarian alam.

Untuk durasi ideal, alokasikan satu hingga dua hari agar bisa menikmati matahari terbit, kawah, dan area sekitar tanpa terburu-buru. Pastikan memesan jeep dan penginapan lebih awal, terutama saat akhir pekan atau libur panjang.

Terkini