SELARAS.CO.ID — Rumah sakit di sejumlah daerah dilaporkan penuh oleh pasien Influenza A dalam beberapa waktu terakhir. Penyakit ini bukan virus baru, tapi penyebarannya musiman dan bisa menimbulkan komplikasi serius pada kelompok rentan. Berikut penjelasan lengkapnya.
Rumah sakit di sejumlah daerah menerima lonjakan pasien Influenza A. Virus ini menyerang saluran pernapasan dan menyebar secara musiman, berbeda dengan salesma yang disebabkan Rhinovirus dan bisa muncul kapan saja.
Sebagian besar kasus Influenza A pulih dengan sendirinya. Namun pada kondisi tertentu, infeksi ini bisa berkembang menjadi komplikasi yang berujung fatal.
Apa Itu Influenza A?
Virus influenza terdiri dari empat jenis: A, B, C, dan D. Influenza A dan B paling umum menyerang manusia dan memicu wabah musiman. Influenza C biasanya menyebabkan penyakit ringan, sedangkan Influenza D lebih banyak menyerang hewan seperti sapi.
Mengutip laman CDC Amerika Serikat, virus Influenza A (H1N1) yang banyak beredar saat ini merupakan keturunan dari virus penyebab pandemi 2009. Virus ini terus beredar musiman dan mengalami perubahan genetik.
Penularan terjadi antar-manusia melalui kontak langsung dengan cairan tubuh seperti droplet, air liur, atau benda yang terkontaminasi.
Dua Fase Perkembangan Virus
Setelah masuk ke tubuh, virus berkembang dalam dua fase. Fase pertama adalah masa inkubasi 1-3 hari setelah paparan. Gejala belum terlihat, tapi penularan ke orang lain sudah bisa terjadi.
Fase kedua adalah kemunculan gejala pada 1-7 hari setelah infeksi. Umumnya gejala baru muncul di hari ke-3 setelah paparan.
Gejala yang Perlu Dikenali
Gejala, durasi, dan tingkat keparahan Influenza A bervariasi tiap orang. Perbedaannya dipengaruhi usia, kondisi kesehatan yang mendasari, dan kekebalan tubuh.
Gejala umum Influenza A meliputi:
- Demam tinggi atau menggigil tiba-tiba
- Batuk, umumnya kering
- Sakit tenggorokan
- Bersin, hidung tersumbat, atau meler
- Kelelahan
- Sakit kepala
- Kehilangan nafsu makan
- Mual dan muntah
- Nyeri otot dan sendi
- Diare dalam beberapa kasus
Kapan Perlu ke Dokter
Kasus yang lebih parah bisa memicu komplikasi. Waspadai tanda berikut: demam tinggi di atas 38 derajat Celcius yang bertahan lebih dari sepekan, pneumonia, sesak napas, detak jantung cepat atau berdebar, tekanan darah rendah, gagal napas, hingga kejang demam terutama pada anak.
Sebagian besar kasus membaik dalam 4-7 hari bila ditangani dengan tepat. Jika kondisi tidak membaik setelah sepekan, pemeriksaan lanjutan diperlukan untuk mendeteksi potensi komplikasi.
Langkah Pencegahan
Menerapkan protokol kesehatan dan menjaga kekebalan tubuh tetap prima menjadi kunci di tengah meningkatnya kasus Influenza A saat ini. Konsultasikan ke dokter bila gejala memburuk atau muncul tanda komplikasi.