Lotus Esprit 2028 Bakal Punya V-6 Hybrid di Samping V-8 1000 HP, Ini Bocorannya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:41:00 WIB

SELARAS.CO.ID — Pengumuman ini disampaikan langsung oleh CEO Lotus, Feng Qingfeng, dalam sebuah earnings call yang kemudian dilaporkan oleh Autocar. Ini bukan sekadar bocoran, melainkan konfirmasi resmi dari petinggi pabrikan Inggris tersebut. Kehadiran V-6 ini akan mendampingi V-8 hybrid yang sudah dikonfirmasi sebelumnya, memberikan pilihan bagi calon pemilik yang mungkin tidak butuh tenaga supercar ekstrem.

V-6 Hybrid: Jantung Mekanis yang Lebih "Ramah" Tanpa Meninggalkan DNA Lotus

Feng Qingfeng menyatakan bahwa opsi V-6 hybrid ini adalah jawaban atas regulasi emisi global yang semakin ketat. Namun, yang lebih penting, ia menegaskan bahwa powertrain ini tetap mempertahankan esensi Lotus, yaitu rekayasa ringan dan dinamika berkendara yang fokus di sirkuit.

Meski belum dikonfirmasi secara resmi, besar kemungkinan V-6 yang digunakan adalah unit hybrid yang sama dengan yang direncanakan untuk Emira terbaru. Pada Emira, powertrain tersebut berupa mesin V-6 3.0-liter turbocharged yang dipadukan dengan transmisi otomatis dan motor listrik terintegrasi, menghasilkan tenaga hingga 536 hp dan torsi 516 lb-ft. Untuk Esprit, angka tersebut bisa saja lebih tinggi lagi, mengingat posisinya sebagai model flagship.

V-8 Hybrid: Mesin Besar yang Tetap Diprioritaskan untuk Bobot Ringan

Di sisi lain, V-8 hybrid yang sudah lebih dulu dikonfirmasi diprediksi menghasilkan tenaga gabungan minimal 986 hp. Mesin ini akan dipadukan dengan gearbox dual-clutch delapan percepatan. Menariknya, meski memiliki jumlah silinder lebih banyak, Lotus disebut menaruh perhatian besar pada upaya menekan bobot powertrain ini. Ini sejalan dengan filosofi Colin Chapman, pendiri Lotus, yang selalu mengutamakan kesederhanaan dan bobot ringan sebagai kunci performa.

Kedua mesin, baik V-6 maupun V-8, diproduksi oleh Horse, sebuah joint venture antara Renault dan Geely, perusahaan induk Lotus. Kolaborasi ini memungkinkan Lotus mengakses teknologi hybrid modern tanpa harus mengorbankan karakter mesin yang sudah melekat pada brand tersebut.

Posisi di Lineup: Mengisi Kekosongan antara Emira dan Evija

Type 135 awalnya dirancang sebagai penerus listrik Emira, tetapi perubahan kondisi pasar memaksa Lotus mengubah rencana. Kini, dengan hadirnya mesin hybrid V-8, model ini diposisikan untuk mengisi celah antara Emira dan hypercar listrik Evija.

“Type 135 akan mengisi celah antara Emira dan Evija, menjaga koneksi emosional yang dimiliki pemilik Emira dengan handling mekanis Lotus, sambil memanfaatkan teknologi hybrid V-8 untuk mendekati tolok ukur teknis yang ditetapkan oleh Evija,” ujar Feng Qingfeng kepada Autocar. Ini menegaskan bahwa Esprit baru bukan sekadar supercar bertenaga besar, tetapi juga penerus filosofi berkendara yang sudah melekat sejak era Colin Chapman.

Jadwal Peluncuran dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Peluncuran penuh dan produksi model yang dihidupkan kembali ini dijadwalkan pada 2028. Informasi lebih detail diperkirakan akan dirilis secara bertahap dalam beberapa bulan mendatang hingga mobil tersebut tiba di pasaran.

Yang perlu diperhatikan adalah harga. Sebagai model flagship di atas Emira, tentu harganya akan jauh lebih tinggi. Namun, dengan dua pilihan powertrain, V-6 hybrid bisa menjadi pintu masuk yang lebih "masuk akal" bagi mereka yang menginginkan pengalaman Lotus murni tanpa harus membayar mahal untuk tenaga 1000 hp. Kita tunggu saja bagaimana strategi pemasaran Lotus untuk pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Terkini